Agen CellMaxx Indonesia agen resmi penjualan CellMaxx di seluruh wilayah di Indonesia.

Faktor Pemicu Penyakit Diabetes

Faktor Pemicu Penyakit Diabetes

 Faktor Pemicu Penyakit Diabetes

 

Faktor Pemicu Diabetes - Pengertian Diabetes

Sebelum membahas mengenai faktor pemicu diabetes ada baiknya kita ketahui terlebih dahulu mengenai apa itu penyakit diabetes.Penyakit diabetes merupakan penyakit yang disebabkan oleh meningkatnya kadar gula dalam darah.Dalam keadaan normalnya semua makanan yang dikonsumsi akan dicerna melalui saluran pencernaan lalu diuraikan menjadi elemen-elemen dasar dari makanan itu,salah satunya adalah gula yang akan diurai menjadi glukosa (gula sederhana).Glukosa ini akan diubah menjadi energi dengan bantuan insulin yang terdapat dalam prankeas.

Insulin adalah hormon yang dihasilkan pankreas, sebuah organ di samping lambung. Hormon ini melekatkan dirinya pada reseptor-reseptor yang ada pada dinding sel. Insulin bertugas untuk membuka reseptor pada dinding sel agar glukosa memasuki sel. Lalu sel-sel tersebut mengubah glukosa menjadi energi yang diperlukan tubuh untuk melakukan aktivitas. Dengan kata lain, insulin membantu menyalurkan gula ke dalam sel agar diubah menjadi energi.
Dalam kasus penderita penyakit diabetes Insulin tidak mencukupi untuk memproses gula menjadi energi atau prankeas mengalami gagal fungsi sehingga tak mampu menghasilkan insulin dalam jumlah normal.

Gejala-Gejala Diabetes 

Terdapat beberapa gejala awal dari penyakit diabetes yang meski diketahui guna bisa mengobati diabetes sejak dini.Berikut beberapa gejala awal diabetes:
  • Mati Rasa(biasanya terasa pada kaki dan tangan beserta jari jemarinya)
  • Lebih sering buang air kecil (biasanya di malam hari)
  • Berat badan turun drastis
  • Penglihatan mulai kabur
  • Masalah kulit(berupa gatal-gatal,kulit jadi bersisik,kulit jadi kering dan iritasi).
  • Kelelahan dan mudah emosi (akibat kurang tidur)
  • Sering merasa haus
  • Pemulihan luka menjadi lamban
  • Infeksi pada Gusi
  • Infeksi Jamur
  • Gairah Seks Menurun
  • Ibu hamil melahirkan bayi dengan berat badan lebih dari 4 kg

Faktor Pemicu Penyakit Diabetes

1.Terlalu sering meminum Teh manis

Penjelasan sederhananya seseorang yang terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang manis (terutama gula) hal ini tentu akan meningkatkan kadar gula pada darah.Alasan utama yang menjadikan terlalu banyak mengkonsumi teh manis sebagai salah satu faktor Diabetes karena kandungan kalori di dalamnya.

Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan).Sedangkan kebutuhan kalori yang dibutuhkan wanita dewasa setiap harinya sekitar 1.900 kalori (tergantung aktivitas).Sekitar 1.000-1.200 kalori bisa di penuhi hanya dengan konsumsi teh manis belum lagi tambahan kalori yang dari makan tiga kali sehari ditambah konsumsi lauk pauk dan makanan berkalori lainnya.Hal ini sudah tentu menjadikan diri kita kelebihan kalori,kelebihan kalori berakibat pada obesitas dan diabetes.
Untuk itu disarankan untuk megurangi konsumsi teh manis rubahlah kebiasaan Anda dalam mengkonsumsi teh manis dengan air putih (air putih jauh lebih sehat),jika masih tetap ingin mengkonsumsi teh bisa dengan membatasi/mengurangi takaran gula cukup dengan 2 sendok makan/hari (lebih baik tidak menggunakan gula) dan hindari minuman yang mengandung banyak pemanis.

2. Gorengan

Gorengan merupakan makanan yang bisa memicu berbagai penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke. Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia.

Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah.Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak, termasuk gorengan.
Untuk itu mulai saat ini kurangi porsi makan gorengan Anda bahkan ada baiknya konsumsi saja jajanan yang lebih sehat seperti kue pie dan kacang jepang.

3.Cemilan yang salah

Untuk mengganjal perut yang lapar saat sibuk atau malam hari biasa seseorang mengemil biskuit, keripik kentang, dan kue-kue manis lainnya.Sebenarnya hal itu sah-sah saja namun ngemil dengan jenis makanan tersebut harus dikurangi bahkan di ubah dengan cemilan yang sehat seperti buah segar karena makanan-makanan tersebut mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang memadai.
Semua makanan itu digolongkan dalam makanan dengan glikemik indeks tinggi. Sementara itu, gula dan tepung yang terkandung di dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula dalam darah.Sehingga kebiasaan mengemil dengan jenis makanan di atas menjadi penyebab penyakit diabetes dan juga obesitas

4. Kurang tidur

Kualitas tidur yang baik adalah tidak kurang dari 6 jam sehari baiknya 8 jam dalam sehari.Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik.

5. Malas beraktivitas fisik

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. “Dalam 10 tahun belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor dibanding bersepeda,” kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat.

Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya.Oleh karena mulai sekarang biasakanlah untuk bersepeda saat berpergian selain menyehatkan tubuh juga mengurangi dampak polusi kendaraan pada lingkungan.

6. Sering stres

Keadaan stres merupakan keadaan yang pasti dialami manusia karena pada dasarnya sepanjang hidup manusia pasti memiliki konfik yang memicu stres,keseringan stres sangat tidak baik bagi tubuh karena saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan.

7. Kecanduan rokok

Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga.

8. Menggunakan pil kontrasepsi

Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan perubahan kadar gula darah. Menurut dr Dyah Purnamasari S, Sp PD, dari Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas dipaksa bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik.

9. Tak membiasakan diri berjemur (alasan takut hitam)

Sebagian banyak orang enggan untuk berjemur matahari di pagi hari seama 10-15 menit karena takut kulit jadi hitam namun sebenarnya mamfaat berjemur itu sangatlah bagus bagi kesehatan.Menurut jurnal Diabetes Care, wanita dengan asupan tinggi vitamin D dan kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Selain dari makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Dua puluh menit paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan vitamin D selama tiga hari. Beberapa penelitian terbaru, di antaranya yang diterbitkan oleh American Journal of Epidemiology, menyebutkan bahwa vitamin D juga membantu keteraturan metabolisme tubuh, termasuk gula darah.

10.Pengonsumsian minuman bersoda berlebih

Dari penelitian yang dilakukan oleh The Nurses’ Health Study II terhadap 51.603 wanita usia 22-44 tahun, ditemukan bahwa peningkatan konsumsi minuman bersoda membuat berat badan dan risiko diabetes melambung tinggi. Para peneliti mengatakan, kenaikan risiko itu terjadi karena kandungan pemanis yang ada dalam minuman bersoda. Selain itu, asupan kalori cair tidak membuat kita kenyang sehingga terdorong untuk minum lebih banyak.

11.Faktor Keturunan

Jika salah satu anggota keluarga ada yang mengidap penyakit diabetes resiko terkena penyakit diabetes jauh lebih beresiko dibanding mereka yang tidak memiliki riwayat keluarga penderita diabetes.Oleh sebab itu untuk mengurangi resiko penurunan penyakit diabetes bisa melakukan pencegahan dengan menjalankan pola hidup yang sehat.

Cara Pencegahan Diabetes

Setelah mengetahui mengenai apa saja faktor yang menjadi penyebab diabetes maka kita bisa menentukan beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit diabetes.Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah atau mengurangi resiko penyakit diabetes:
  • Rutin Berolahraga (lebih aktif melakukan aktivitas fisik)

Salah satu penyebab diabetes adalah kurangnya aktivitas fisik padahal aktivitas fisik dapat menurunkan gula darah dan meningkatkan sensitivitas terhadap insulin.Hal ini berdasarkan hasil Penelitian yang menunjukkan bahwa latihan aerobik atau aktivitas fisik semacamnya dapat membantu mengendalikan diabetes. American Diabetes Association (ADA) merekomendasikan untuk latihan aerobik ringan seperti senam atau tenis setengah jam setiap kali latihan, 5 kali per minggu. Hal ini juga diperkuat dengan sebuah penelitian selama 16 tahun oleh Harvard School of Public Health yang menemukan bahwa jalan kaki setiap hari dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2 sebesar 30%.

  • Membiasakan berjemur di pagi hari untuk memenuhi kebutuhan Vitamin D

Vitamin D bisa kita dapatkan dari paparan sinar matahari dengan kebiasaan berjemur selama 10-15 menit di pagi hari.Vitamin D berperan terhadap sensitivitas insulin dan sekresi, mencegah diabetes, dan mengurangi komplikasi bagi mereka yang sudah didiagnosis.Selain dengan rutin berjemur di pagi hari Vitamin D juga bisa anda dapatkan dengan mengonsumsi susu rendah lemak, ikan, dan suplemen vitamin D.
  • Hindari Stres

Stres bisa menjadi salah satu pemicu dari penyakit diabetes,sehingga seberat apapun masalah yang dihadapi cobalah untuk tetap tenang dan carilah solusi dari setiap masalah yang dihadapi.Jika memang kesulitan dalam menemukan solusi dari masalah yang dihadapi cobalah untuk menceritakan dan meminta saran pada teman terdekat Anda.
  • Kurangi Pengkonsumsian makanan berglukosa (mengandung banyak gula)

Glukosa adalah gula monosakarida yang merupakan salah satu karbohidrat terpenting yang digunakan tubuh sebagai sumber tenaga. Dalam metabolisme manusia, glukosa bertanggung jawab untuk menyediakan energi. Meski demikian, terlalu banyak glukosa dalam makanan telah dikaitkan dengan komplikasi kesehatan seperti obesitas, diabetes, penyakit jantung dan kanker. Maka dari itu, asupannya perlu dibatasi terutama pada mereka yang menderita diabetes.
  • Kurangi kebiasaan konsumsi teh manis

Memiliki kebiasaan mengkonsumsi teh manis setiap harinya meningkatkan resiko terkena diabetes terutama bagi yang memiliki riwayat keluarga yang mengidap diabetes.Untuk mulailah kurangi konsumsi teh manis atau kurangi takaran gula dari biasanya.
  • Istirahat yang cukup (Tidur yang cukup)

Tidur yang cukup ialah kurang lebih 8 jam sehari.Tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup akan meningkatkan rasa lapar, yang mengarah ke penambahan berat badan, dan selanjutnya meningkatkan risiko terkena diabetes.
  • Berhenti Merokok

Kebiasaan merokok meningkatkan potensi pemicu penyakit diabetes karena merokok dapat menjadi pemicu terjadinya resintensi insulin dan respon yang tidak cukup untuk sekresi insulin.Selain jadi penyebab diabetes kebiasaan merokok juga menjadi salah satu hal yang bisa meningkatkan tingkat keparahan dari penyakit diabetes.Oleh karena itu mulailah untuk membiasakan diri berhenti dari merokok.

 Pengobatan Diabetes - CellMaxx obat Diabetes

Mengapa harus melakukan pengobatan secara herbal ? Pengobatan secara herbal memang memiliki proses yang agak lama diabndingkan pengoabatan secara kimiawi namun hasil dari pengobatan herbal tidak akan memberikan efek samping apapun pada kesehatan dalam jangka waktu yang panjang.

Lalu apa obat herbal untuk Diabetes? Kami menyarankan CellMaxx untuk mengatasi penyakit Diabetes yang Anda derita.Apa itu CellMaxx dan mengapa harus CellMaxx?

Apa itu CellMaxx? 

CellMaxx adalah makanan kesehatan yang diformulasikan dengan teknologi IMUMMAXX, formulasi khusus bahan-bahan alami berkhasiat yang memiliki beragam mamfaat bagi kesehatan tubuh.Bahan - bahan CellMaxx ialah Aphanizomenon Flos Aquae (AFA),Oligasakarida dan Ekstrak buah Peach.Aphanizomenon Flos Aquae (AFA) adalah salah satu jenis Algae yang memiliki ciri khas warnanya yang hijau-biru dan Algae jenis ini merupakan jenis Algae yang hanya tumbuh subur di Danau Klamath,Oregon,USA.Aphanizomenon Flos Aquae memiliki beragam nutrisi yang sangat penting dan dibutuhkan oleh tubuh bahkan WHO pernah menyatakan bahwa AFA bisa menjadi alternativ pemenuhan gizi bagi negara-negara di dunia yang mengalami kelaparan dan kekurangan gizi.

Mengapa harus CellMaxx?

Aphanizomenon Flos Aquae (AFA) mangandung beragam nutrisi yang sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh diformulasikan dengan Oligasakarida dan ekstrak buah Peach menjadikan CellMaxx merupakan nutrisi makanan yang bermamfaat bagi kesehatan tubuh.Salah satu nutrisi yang terkandung dalam CellMaxx ialah Vitamin D.Seperti yang kita ketahui bahwa salah satu penyebab Diabetes adalah kekurangannya Vitamin D.

Cara termudah dan alami untuk mendapatkan Vitamin D adalah dengan membiasakan diri berjemur selama 10-15 menit di pagi hari,namun kebiasaan ini terkadang sulit untuk dilakukan karena beberapa alasan tertentu.Alasaan umunya adalah kesibukan akan pekerjaan dimana sebagian besar orang di pagi hari buta telah pergi untuk bekerja tanpa sempat melakukan kebiasaan ini.

Ada pula alasan lainnya yang dikaitkan dengan kecantikan,berjemur di pagi hari bisa menjadikan kulit hitam.Alasan itu memang cukup masuk akal meski memakai sunblock untuk mencegah kulit menghitam namun tetap saja kebiasaan ini akan sulit dijalankan karena alasan utama pekerjaan.Maka untuk memenuhi kebutuhan akan vitamin D sekaligus mengobati Diabetes pilihan tepatnya adalah CellMaxx

Selain itu CellMaxx berbeda dengan jenis obat lainnya karena CellMaxx memiliki kemampuan merangsang Stem Cell dalam tubuh yang nantinya akan memperbaiki setiap organ tubuh yang mengalami kerusakan.Stem Cell sendiri ialah sel induk dalam tubuh yang belum teridentifikasikan secara khusus sifatnya yang masih umum memiliki kemampuan dalam memperbaiki setiap sel-sel dalam tubuh yang mengalami kerusakan.

"Sesungguhnya dokter terbaik bagi kesehatan tubuh kita adalah apa yang ada apa tubuh kita sendiri yaitu Stem Cell tubuh kita sendiri,ia akan memperbaiki setiap sel dan organ tubuh yang mengalami kerusakan secara alami.Namun kenyataan yang menunjukan bahwa seseorang menginjak usia 25 tahun ke atas akan mengalami pengurangan signifikan pelepasan Stem Cell dalam tubuh maka dengan CellMaxx cukup satu sachet saja mampu merangsang pelepasan Stem Cell dalam tubuh hingga 2-3 juta Stem Cell"

Dengan keunggulannya tidak perlu diragukan lagi bahwa CellMaxx ampuh dalam menyembuhkan penyakit Diabetes yang diderita tanpa mengakibatkan efek samping apapun dan dengan konsumsi CellMaxx sekaligus mampu memperbaiki sel tubuh lainnya dan menyehatkan tubuh serta memenuhi asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Cara Konsumsi CellMaxx

CellMaxx berbentuk dalam bentuk serbuk untuk cara pengkonsumsiannya sangatlah mudah hanya perlu melarutkan satu sachet CellMaxx ke dalam air sebanyak 100 ml.Air yang digunakan adalah air dingin (tidak dianjurkan memakai air hangat/panas).

Beli CellMaxx

Satu Box CellMaxx berisi 14 sachet CellMaxx yang dijual seharga Rp.700.000/Box dan kabar gembiranya karena kini CellMaxx bisa dibeli dengan harga jauh lebih murah,membeli CellMaxx satu SET (2 Box) Anda hanya perlu mengeluarkan budget sebesar Rp.1.100.000

CellMaxx bisa dengan mudah Anda beli di seluruh wilayah di Indonesia,kami Agen resmi penjualan CellMaxx menjual CellMaxx ke seluruh wilayah di Indonesia secara Online.Kami merupakan Agen Resmi Penjualan CellMaxx sudah biasa melakukan pengiriman CellMaxx ke seluruh wilayah di Indonesia bahkan kamipun beberapa kali melakukan pengiriman ke negara-negara lain diantaranya Malaysia,Singapura,Hongkong dan Cina.Jadi Anda tak perlu khawatir melakukan transaksi pembelian untuk produk CellMaxx yang kami jual.

Jika Anda berminat membeli produk CellMaxx yang kami jual caranya sangatlah mudah Anda hanya perlu mengirimkan format pemesanan melalui SMS,BBM atau Whatsapp,dengan format pemesanan seperti di bawah ini:

SAN : CellMaxx : Jumlah Pemesanan : Nama dan Alamat Lengkap : No HP/Telpn
Kirim ke : 082-126-504-008 (Tsel) atau 087-826-870-008 (XL) Pin BB : 5377E91E
Contoh
SAN : CellMaxx : 4 Box/Set : Sani Supita : Jalan Jiwa Besar Paseh Tasikmalaya 46183 : No HP 081-314-123-xxx
* Kode SAN : CellMaxx merupakan kode pemesanan, jadi WAJIB dicantumkan pada setiap pemesanan anda, untuk mengetahui jenis produk yang anda pesan. Pemesanan tanpa kode tidak akan kami proses.
Untuk info pemesanan bisa dilihat di Cara pemesanan CellMaxx

Faktor Pemicu Penyakit Diabetes Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Sani Supita

0 komentar:

Posting Komentar